IFrame Rental Laptop PC & Printer Jogja

tips mengatasi laptop lemot

Tips Mengatasi Laptop Lemot Agar Lebih Cepat

tips mengatasi laptop lemot

IFrame.co.id – Kali ini IFrame ingin berbagi tips mengatasi laptop lemot agar bisa lebih cepat. Sering kali laptop yang sudah berumur akan terasa berat dan lemot saat dipakai. Tentu saja ini membuat pekerjaan jadi bertambah lama dan kesabaran mu sangat diuji.

Gara-gara laptop yang punya kinerja lemot, banyak orang yang sangat merasa tersiksa. Banyak orang yang tak bisa menahan emosi gara-gara laptopnya sering mengalami lag dan not responding. Tak jarang juga pengguna yang jadi bad mood gara-gara masalah laptop lemot.

Maka dari itu dibutuhkan tips mengatasi laptop lemot yang ampuh. Nah, berikut ini beberapa cara mengatasi laptop lemot untuk mengatasi kinerja laptop mu.

1. Hard disk

Ada baiknya kamu menghindarkan hard disk dari debu dan panas yang berlebihan. Agar performa hard disk selalu dalam kondisi prima.

Cek hard disk secara berkala. Segera atasi kerusakan pada hardisk dengan tool checkdisk. Jika diperlukan, ganti hard disk lama ke tipe yang lebih kekinian misal SSD (Solid State Drive), Dengan memakai SSD akan sangat mengatasi masalah lemot pada laptop mu, karena kebanyakan laptop mengalami bottleneck pada hard disknya.

Untuk mengganti hard disk ke SSD, kamu juga perlu tahu beberapa tipe SSD saat ini, di antaranya ada SATA SSD 2,5″, SATA SSD M.2 dan ada NVMe SSD.

2. Bowser yang Terlalu Berat

Jika lemot yang pada laptop mu tidak keterlaluan, mungkin kamu tidak perlu mengganti hard disk. Coba periksa browser yang terinstal pada laptop mu. Barangkali kamu banyak membuka tab dan belum di close.

Membuka banyak tab sekaligus memang bisa mempermudah guna mendapatkan banyak informasi sekaligus, Namun akan memberi beban yang lebih berat pada RAM dan processor laptop mu. Bayangkan saja jika membuka 10 tab dalam waktu bersamaan tentu saja RAM akan bekerja keras menampung memori browser.

Jika memang kamu melakukan kebiasaan ini, sebaiknya kamu mengusahakan jangan terlalu banyak membuka tab.

3. Temporrary Files

Keberadaan temporary files mungkin dapat mempermudah kamu dalam mengakses data yang akan dibuka kembali. Tapi hal ini juga bisa jadi pisau bermata dua, temporary files juga bisa mengakibatkan laptop jadi lambat. Tips mengatasi laptop lemot karena masalah ini, kamu bisa memakai aplikasi khusus untuk membersihkan temporary files seperti CCleaner.

4. Aplikasi Start-Up

Tips mengatasi laptop lemot berikutnya adalah pada aplikasi start-up. Pada saat melakukan start-up dan laptop terasa lemot, bahkan hingga 3 menit lebih. Itu penyebabnya adalah terlalu banyak aplikasi yang berjalan di background saat start-up.

Untuk mempercepat kinerja laptop saat start-up, perlu men-disable sejumlah aplikasi yang berjalan saat start-up secara default pada laptop, ketik saja msconfig pada kolom search di menu start kemudian pilih tab start-up selanjutnya non aktifkan beberapa aplikasi start-up yang memakan banyak RAM seperti Tune-Up Utilities jika ada.

5. Hardware Overheat

Hardware overheat atau mencapai panas berlebih, itu bisa terjadi pada hardisk, vga card, dan yang paling sering pada processor atau cpu. Secara umum hal ini bisa menyebabkan menurunnya kinerja laptop. Bila panas terlalu berlebih dapat berakibat pada laptop menjadi hang, lambat atau bahkan sering restart. Untuk mengatasi hal itu, pastikan sirkulasi udara pada CPU berjalan dengan baik begitu juga kondisi kipas heatsink harus bersih dari debu dan dapat berputar dengan lancar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *